Oleh : M. Kholid, M.Pd. *)
Memasuki abad ke-21, dunia pendidikan dihadapkan pada fenomena perkembangan teknologi yang serba canggih, perubahan pola pikir dari pembelajaran yang klasikal yang menempatkan guru sebagai sumber ilmu (teacher center) kepada pembelajaran yang menempatkan guru sebagai salah satu sumber belajar sejajar dengan sumber belajar lainnya. Kelebihaanya guru dapat berinterksi selaku partner belajar, motivator, pembimbing, evaluator,dan lainnya.
Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, memberikan kepada siswa kesempatan untuk belajar dari sumber belajar selain guru terutama dari dunia maya (internet). Disana, siswa dapat belajar dengan siapa saja, belajar tentang apa saja, dan kapan saja ia mau belajar. Siswa dapat konsultasi dengan guru yang berada di makasar, di jawa, di jepang, dimana ada guru/sumber/situs yang dapat di akses oleh siswa. Konsultasi kesulitan belajar dapat melalui email, face book, bahkan dapat bertatap muka langsung (webcam). Siswa dapat belajar tentang apa saja yang ia mau, mulai dari materi pelajaran, gaya belajar, tips menguasai pelajaran, berdiskusi dengan teman lainnya, bahkan belajar apa saja yang terbesit di pikirannya. Belajar lewat dunia maya saat menurut siswa lebih mengasyikkan dibandingkan dengan tatap muka dengan guru di kelas, sehingga guru sudah seharusnya masuk ke dunia maya, dunia yang saat ini ada jutaan siswa disana. Dengan masuknya guru di dunia maya, guru hendaknya dapat memasuki dunia siswa untuk berinteraksi dengan para siswa di sana. guru akan selalu menyambut dengan senang kapan siswa mau belajar.
Bagaimana seharusnya guru menyikapi kondisi perkembangan teknologi di abad 21 ini ?
beberapa langkah yang mestinya disikapi oleh guru saat ini :
- secepatnya beradaptasi dengan perkembangan dunia maya dengan belajar otodidak, mengikuti pelatihan, mengikuti kursus tentang bagaimana membangun media komunikasi untuk pembelajaran di dunia maya.
- Setelah mengetahui bagaimana memasuki dunia maya (internet), selanjutnya membuat e-mail, face book, web, atau blog yang akan menjadi mediator bagi kita untuk berkomunikasi dengan siswa, sesama guru, dan orang pada umumnya melalui dunia maya/
- Menjalin hubungan dengan guru, dosen dan praktisi pendidikan yang telah menerapkan pembelajaran berbasis ICT melalui e-mail, face book, web, atau blog dengan harapan mendapat bantuan untuk percepatan proses pembangunan media komunikasi di Internet.
- Bangun sebuah website atau blog untuk yang berisikan program pembelajaran untuk siswa meliputi bahan ajar, evaluasi, konsultasi belajar, forum diskusi.
- Tularkan ilmu yang telah dimiliki ke guru lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar